Acara ini dilakukan sebagai ajang pengikat tali ukhuwah islamiyah serta dalam rangka membangun kedekatan umat dan menjawab problem-problem umat yang disolusikan dengan islam. Ke depan agar menjadi masyarakat yang bertakwa (Taat pada aturan Allah) dan semakin paham serta menyadari pentingnya penerapan Islam di muka bumi dengan Khilafah.
Sebelum memulai diskusi, peserta disuguhi sebuah film yang menggambarkan tentang peran besar ulama dalam menerapkan islam di muka bumi ini dan betapa pentingnya penegakan hukum Allah yang akan membawa kerahmatan bagi alam semesta bukan kerusakan yang kini terjadi akibat diembannya ideologi kuffur yang bertentangan dengan hukum Allah. Acara ini tampak semakin memanas ketika banyak dari peserta yang melemparkan pertanyaan kepada Muslimah Hizbut-Tahrir. Mereka menanyakan berbagai perihal dari problematika umat, seperti gempa yang terjadi di Sumatera dan kelambanan aparat pemerintah dalam menanggapi bencana, seperti mengirimkan bantuan yang sangat dibutuhkan ketimbang mengurus pelantikan anggota DPR yang menelan dana begitu besar hingga menanyakan tentang peran HTI dengan ide islam yang dibawa dalam menyelesaikan problem umat dsb.
Tepat pada pukul 12.00 WITA diskusi berakhir karena telah memasuki waktu dzuhur dan dilanjutkan acara bermaaf-maafan antar peserta dan muslimah hizbut-tahrir. Kemudian peserta dipersilahkan untuk mengambil makan siang yang telah disediakan panitia secara prasmanan lalu sholat dzuhur.
Gambar 1.1 Ustdzah Aisyah menjawab pertanyaan dari peserta
Gambar 1.2 Seorang Ibu melempar pertanyaan kepada Muslimah Hizbut-Tahrir
Gambar 1.3 Suasana Saling bermaaf-maafan antar peserta dan muslimah Hizbut-Tahrir
Gambar 1.4 Saatnya untuk makan Siang setelah acara selesai
Tidak ada komentar:
Posting Komentar