Jumat, 14 Agustus 2009

Di Rusia Wanita Bisa Menyewa “Suami”

Nah terbukti khan...wanita tidak bisa melakukan semuanya sendiri..
Tapi kok tetap ngotot memperjuangkan kesetaraan dengan laki-laki?
your comment please ?

****************

Karena terkena PHK akibat beban krisis finansial, pekerjaan menjadi “suami” sewaan pun dilakoni pria Rusia



Para wanita di Rusia tidak lagi bingung jika suami mereka tidak ada di rumah untuk membantu melakukan beberapa pekerjaan yang tidak bisa dilakukan sendiri. Sekarang mereka bisa menyewa “suami” dengan hitungan sewa per jam.

Suami sewaan itu dibayar untuk melakukan pekerjaan seperti memperbaiki rak hingga mengganti kunci. Bisnis yang pertama kali muncul di kota St. Petersburg ini sepertinya akan menjadi primadona di Rusia karena ternyata cukup menguntungkan.

"Sebagian wanita ternyata tidak bisa mengganti bola lampu," kata Alexander Yakolev yang memimpin sebuah kantor penyewaan suami. "Sekarang ini saya memiliki 50 orang pria yang bisa melakukan pekerjaan semacam itu."

Bagi Boris Ivanov, pria yang kehilangan pekerjaan sebagai manajer di sebuah penerbitan karena krisis keuangan, bekerja sebagai suami sewaan merupakan cara yang baik untuk memperoleh pendapatan.

"Mereka hanya menginginkan seorang laki-laki yang tidak keberatan melakukan pekerjaan kecil di rumah tangga. Bayarannya lumayan dan bisa memberikan pendapatan yang stabil."

Para pengusaha suami sewaan awalnya membidik pasar wanita lajang, tapi ternyata pelanggan mereka tidak sedikit yang berasal dari kalangan ibu rumah tangga.

"Suami saya senantiasa bekerja," kata seorang wanita yang sudah menikah. "Saya tidak bisa melakukan semuanya sendiri, oleh karena itu saya menghubungi jasa suami sewaan."

Tarif yang dikenakan tergantung pada jasa yang diberikan. Menggantung hiasan di dinding biayanya USD 6, memperbaiki kursi USD 8. Membersihkan sampah di seluruh bagian rumah bisa mencapai USD 130. [di/arb/www.hidayatullah.com]

2 komentar:

  1. wow... kq namax gak sewa lelaki aja yah mba...? padhl kerjaan mereka gak kayak suami kq... kalo menurut mbax gmn..??? ttg penyetaraan gender... mpe kpnpun gak akan pernah setara.. kn para wanita gak akan prnh bisa melakukan pekerjaanx lelaki... gt kn mba..??

    BalasHapus
  2. Nah itu...tadinya mbak juga berfikiran begitu...
    kenapa kok nggak sewa lelaki aja...
    Tapi ya mungkin karena pekerjaannya memang pekerjaan yg seharusnya dilakukan oleh suami.

    Penyetaraan gender emang gak masuk akal, krn Allah menciptakan manusia laki-laki dan perempuan memang berbeda, klo sama aja ya gak perlu dibuat dua macam manusia, cukup laki-laki aja atau perempuan aja.
    Pasti ada maksud dari sang Pencipta dibalik penciptaan makhluk. Sebagai makhluk kita hanya bisa tunduk.

    BalasHapus