KIAMAT SUDAH DEKAT
Kata kiamat ini kian nyaring terngiang ditelinga masyarakat saat ini. Ditambah lagi dengan mulai diputarnya film 2012 secara serentak diberbagai Negara termasuk Indonesia, mulai hari selasa 17 November 2009. Kontan saja tema Kiamat begitu popular diseluruh lapisan masyarakat mulai dari orang tua, dewasa bahkan anak-anak yang duduk dibangku sekolah dasar.
Sebelum film ini rampung isu tenrang datangnya kiamat pada tahun 2012 ini sudah mulai diahembuskan ditengah-tengah masyarakat melalui berbagai media mulai dari cetak sampai elektronik. Sehingga, seolah-olah dengan dengan diluncurkannya film 2012 ini merupakan angin segar ditengah-tengah masyarakat yang resah dan gundah gulana akan datangnya hari kiamat.
Antrean penonton dibioskop-bioskop membludak bahkan 1.904 tiket habis hanya dalam waktu satu jam. Tidak hanya itu, berbagai masyarakat juga ada yang tidak mendukung dengan ditayangkannya film ini. Bahkan MUI Kota Malang serta MUI Propinsi Jawa Timur melarang pemutaran film ini.
Ada beberapa hal yang harus diwaspadai oleh umat Islam di balik propaganda, yaitu:
Pertama, Sumber berita tentang akan datangnya hari kiamat yaitu dari ramalan suku Maya, sedangkan dalam Islam sumber yang tekuat adalah al Quran dan as sunnah, apakah tentang tanda-tanda serta gambaran tentang hari kiamat bahkan tentang waktu yang dirahasiakan oleh Allah SWT.
Kedua, Keimanan serta keyakinan kan datangnya hari kiamat. Hari akhir adalah sesuatu yang pasti datangnya, itu adalah janji Allah SWT, hanya saja waktunya merupakan rahasia Allah, sehingga keyakinan kita akan hari akhir adalah keyakinan yang dibangun berdasarkan keimanan.
Ketiga, konspirasi dibalik film ini. Ide dibalik fil ini adalah mengingkari kiamat dalam pengertian akidah Islam. Di masa lalu jika seseorang selesai menonton film kiamat orang berseru “Ya Tuhan ampuni hamba, jauhkan hamba dari dosa sebelum hari itu tiba.” Kini ketika rekaan datangnya kiamat di filmkan, orang bilang ”jangan percaya, kiamat itu Cuma jadi hiburan.”
Ketika opini ini mengemuka di tengah-tengah masyarakat kita dapat menyikapinya dengan dua hal: pertama, sebagai pengingat kita sekiranya kita sebelumnya lalai akibat tenggelam dalam urusan dunia. Kedua, mencari informasi yang benar yang sesuai dengan akidah Islam tentang hari kiamat. By Iin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar